Gerak Pada Makhluk Hidup
Ipa Biologi Kelas 9 Smp Semester 1-2 Lengkap–
Manusia dan hewan memiliki perilaku gerak yang tidak jauh berbeda.
Manusia dan hewan sama-sama menunjukkan gerakan-gerakan yang mudah
diamati. Namun, bagaimana dengan gerak pada tumbuhan? Tumbuhan melakukan
gerakan sesuai dengan rangsang yang di peroleh.
Rangsangan tersebut dapat berupa bahan
kimia, suhu, gravitasi bumi, atau intensitas cahaya yang
diterima.Bagaimana tumbuhan dapat dikatakan bergerak? Bagian apa saja
dari tumbuhan yang dapat bergerak? Ayo pelajari bab ini dengan penuh
semangat!
Pernahkah kamu menyentuhdaun putri malu?
Gerak merupakan salah satu bentuk
reaksi terhadap rangsangan. Gerak pada tumbuhan dan hewan berbeda karena
tumbuhan tidak mempunyai alat khusus untuk bergerak, sedangkan hewan
umumnya mempunyai alat. Mikroorganisme bergerak dengan cara tertentu.
Gerak pada Tumbuhan
Berdasarkan macam rangsangnya, gerak
pada tumbuhan dapat dikelompokkan menjadi gerak autonom (endonom), gerak
esionom, dan gerak higroskopis.
Gerak Autonom
Gerak autonom belum diketahui secara
jelas penyebabnya, diduga berasal dari dalam tumbuhan itu sendiri.
Contohnya, gerak plasma sel.
Gerak Esionom
Gerak esionom dipengaruhi rangsang
dari luar. berdasarkan geraknya, esionom dibedakan menjadi tiga yaitu
Tropisme (Gerak tumbuh pada tumbuhan menjauhi atau mendekati rangsangan,
seperti geotropisme, fototropisme, hidrotropisme, dan tigmotropisme),
Taksis (Gerak tumbuhan/bagian tumbuhan yang berpindah tempat untuk
menuju atau menjauhi arah datangnya rangsang, seperti kemotaksis dan
fototaksis), dan Nasti (Gerak bagian tumbuhan sebagai reaksi terhadap
rangsangan dari luar yang arah geraknya tidak dipengaruhi oleh
rangsangan, seperti seismonasti, niktinasti, termonasti, dan nasti
kompleks).
Gerak Higroskopis
Gerak higrokopis ialah gerak bagian
tumbuhan karena pengaruh perubahan kadar air dari sel-selnya sehingga
terjadi pengerutan tidak sama. Contohnya, pecahnya buah polong yang
sudah mengering.
Gerak pada Hewan
Hewan bergerak dengan menggunakan alat
gerak khusus, contohnya Colenterata bergerak dengan menggunakan
tentakel, Mollusca bergerak dengan menggunakan kaki otot, masih ada
berbagai contoh pada hewan invertebrata. Pada vertebrata terdapat tulang
sebagai alat gerak. Otot sebagai alat gerak aktif sedangkan tulang sebagai alat gerak pasif.
Anggota gerak pada hewan yang hidup di
darat biasanya berupa kaki dan sayap, sedangkan pada hewan yang hidup
di air berupa sirip. Pernahkah kamu melihat burungyang sedang terbang
bebasdi udara? Bagaimana burungtersebut dapat terbang denganstabil di
udara? Apa yangmempengaruhi gerakan burungtersebut?
Gerak Pada Benda
Gerak adalah suatu perubahan tempat
kedudukan pada suatu benda dari tempat awal. Sebuah benda dikatakan
bergerak jika benda itu berpindah kedudukan terhadap benda lainnya
baikperubahan kedudukan yang menjauhi maupun yang mendekati. Roda sepeda
dapat bergerak dengan mudah. Saat pedal dikayuh, roda sepeda bergerak
dengan cepat. Sekarang, doronglah meja belajarmu. Bandingkan dengan
gerakan roda sepeda ! Tentu saja roda sepeda lebih mudah bergerak. Benda
mudah bergerak karena dipengaruhi oleh beberapa faktor. Berikut ini
beberapa faktor yang mempengaruhi gerak benda.
Faktor-Faktor yang Memengaruhi Gerak Benda
Gerak suatu benda dipengaruhi oleh faktor-faktor bentuk benda, ukuran benda, dan permukaan benda.
- Bentuk Benda
Bentuk benda bermacam-macam. Ada benda
yang berbentuk lingkaran, kotak, dan segitiga. Bentuk suatu benda dapat
memengaruhi gerakannya. Misalnya, roda sepeda mudah bergerak. Roda
berbentuk lingkaran..
- Ukuran Benda
Benda ada yang berukuran besar atau
kecil. Ukuran suatu benda dapat memengaruhi gerakannya. Bola sepak
berukuran lebih besar daripada bola pingpong.
- Permukaan Benda
Permukaan benda ada yang kasar dan
yang halus. Jenis permukaan suatu benda dapat memengaruhi gerak benda
tersebut. Benda yang permukaannya halus lebih mudah bergerak daripada
benda yang permukaannya kasar. Karena benda yang permukaanya kasar gaya
geseknya lebih besar daripada benda yang permukaannya lebih halus
Contoh : sepeda di jalan yang beraspal lebih mudah bergerak dibanding dijalan yang berbatu.
Benda yang permukaannya lebih luas
akan jatuh lebih lambat dibanding benda yang permukaannya sempit.
Kecepatan jatuh benda dapat berbeda walaupun terbuat dari bahan yang
sama dan bobot yang sama pula. Hal ini terjadi karena luas permukaan
benda yang bergesekan dengan udara berbeda.
Jenis-Jenis Gerak Benda
Gerak benda dapat bermacam-macam.
Benda dapat bergerak menggelinding, bergeser, meluncur, berputar,
memantul , jatuh, tenggelam dan terapung, dan mengalir.
- Menggelinding, menggelinding adalah bergerak dengan cara berputar sambil berpindah.Contoh Kegunaan Gerak Benda dalam Kehidupan Sehari-hari
Saat matahari bersinar terik, udara
sangat panas. Badan kamu pasti terasa gerah dan berkeringat. Saat udara
terasa panas, biasanya orang memerlukan kipas angin. Aliran udara yang
dihasilkan dapat membuat badan kita terasa sejuk. Aliran udara itu
dihasilkan oleh putaran baling-baling kipas. Jadi, gerak baling-baling
kipas dapat membuat udara terasa sejuk. Itulah salah satu contoh
kegunaan gerak benda dalam kehidupan sehari-hari. Berbagai gerak benda
dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
Pemanfaatan gerak benda dapat mempermudah dan mempercepat pekerjaan manusia. Berikut ini contohnya:
- Memperpendek jarak tempat; dengan mengendarai mobil atau kendaraan lainnya, jarak yang jauh terasa lebih dekat. Gerak roda kendaraan dapat mengantarkan pengendara atau penumpang lainnya ke tempat tujuan lebih cepat daripada jalan kaki
- Memudahkan pekerjaan; perhatikan peralatan yang ada di rumahmu. Ada kipas angin, jam dinding, mesin cuci, blender dan kursi roda. Alat-alat itu menggunakan gerak roda berputar. Alat-alat itu dapat mempermudah pekerjaan manusia. Dengan adanya mesin cuci seorang ibu tidak perlu mencuci menggunakan tangan lagi, cukup dengan menekan tombol yang tersambung ke listrik, mesin cuci bergerak sendiri mencuci pakaian kotor.
Zat Aditif
Zat aditif adalah zat-zat yang
ditambahkan pada makanan selama proses produksi, pengemasan atau
penyimpanan untuk maksud tertentu. Penambahan zat aditif dalam makanan
berdasarkan pertimbangan agar mutu dan kestabilan makanan tetap terjaga
dan untuk mempertahankan nilai gizi yang mungkin rusak atau
hilang selama proses pengolahan.
Pada awalnya zat-zat aditif tersebut berasal dari bahan tumbuh-tumbuhan yang
selanjutnya disebut zat aditif alami. Umumnya zat aditif alami tidak
menimbulkan efek samping yang membahayakan kesehatan manusia. Akan
tetapi, jumlah penduduk bumi yang makin bertambah menuntut jumlah
makanan yang lebih besar sehingga zat aditif alami tidak mencukupi lagi.
Oleh karena itu, industri makanan memproduksi makanan yang memakai zat
aditif buatan (sintesis). Bahan baku pembuatannya adalah dari zat-zat
kimia yang kemudian direaksikan. Zat aditif sintesis yang berlebihan
dapat menimbulkan beberapa efek samping misalnya: gatal-gatal, dan
kanker
Zat Pemanis Buatan
Bahan ini tidak atau hampir tidak
mempunyai nilai gizi, contohnya sakarin (kemanisannya 500x gula), dulsin
(kemanisannya 250x gula), dan natrium siklamat (kemanisannya 50x gula)
dan serbitol.
Zat Adiktif
Zat
adiktif adalah obat serta bahan-bahan aktif yang apabila dikonsumsi
oleh organisme hidup, maka dapat menyebabkan kerja biologi serta
menimbulkan ketergantungan atauadiksi yang sulit dihentikan dan berefek
ingin menggunakannya secara terus-menerus. Jika dihentikan dapat memberi
efek lelah luar biasa atau rasa sakit luar biasa. Zat yang bukan
tergolong narkotika dan psikotropika tetapi menimbulkan ketagihan antara
lain kopi, rokok, minuman keras, dll
Rangka Dan Otot Pada Manusia
Otot pada manusia terdiri dari 3 jenis otot, yaitu :
OTOT POLOS =>>yaitu otot-otot yang bekerja secara tidak sadar / otomatis tanpa perintah / akan gerakan refleks.
OTOT JANTUNG =>>
yaitu otot-otot yang bekerja tidak sadar / tidak diperintah yang bekerja secara otomatis untuk mengontrol detak jantung / jantung mengembang dan mengempis gerakan.
yaitu otot-otot yang bekerja tidak sadar / tidak diperintah yang bekerja secara otomatis untuk mengontrol detak jantung / jantung mengembang dan mengempis gerakan.
OTOT RANGKA =>> yaitu otot-otot yang bekerja secara sadar sebagai perintah dari otak (sistem saraf pusat) untuk memindahkan bingkai.
Sehubungan dengan kegiatan olahraga baik dalam pelatihan dan komptetisi, maka yang akan dibahas adalah otot rangka sebagai otot rangka, yang berhubungan dengan gerak.
PENGERTIAN OTOT RANGKA
Rangka otot – otot yang melekat pada
frame yang berfungsi untuk memindahkan rangka pada tubuh manusia,
sehingga manusia bisa bergerak atau melakukan kegiatan.
STRUKTUR OTOT RANGKA
Otot Rangka tersusun/dibagun dari :
Fasciculus (serat-serat otot atau otot sub-bagian yang terdiri dari OTOT CELL).
Sel-sel otot silinder panjang
berbentuk organ dan disambung seperti tebu. Dimana setiap segmen dikenal
dengan sarkomer. Dalam sel-sel otot otot dinding sel, disebut
sarcolemma.
SIFAT DASAR GERAK OTOT RANGKA
EKSTENSIBILITY :
Sifat yang dapat memanjang otot (relaksasi) dan dapat mempersingkat (berkontraksi).
CONTRACTIBILITY :
Sifat yang memiliki kemampuan untuk memperpendek otot terhadap resistensi dan menghasilkan tegangan / daya (kontrak).
ELASTICITY :
Sifat yang otot dapat dikembalikan
baik panjang aslinya setelah diregangkan dan setelah memperpanjang atau
memperpendek Mengalami.
SIFAT/KEMAMPUAN KERJA OTOT RANGKA
ANTAGONIS : kerja otot yang kontraksinya menimbulkan efek gerak berlawanan,
Contohnya :
- Ekstensor gerak (meluruskan) dan fleksor (tikungan), misalnya: meluruskan dan menekuk kaki (lutut).
- Gerak penculik (dari badan) dan adductor (lebih dekat ke tubuh) misalnya: tangan gerak sejajar dengan bahu dan sikap sempurna.
- Gerak depressor (bawah) dan elavator (atas) gerak misalnya menunduk dan mengangkat kepalanya.
- Gerak supinator (menengadah) dan pronator (perut) / Gerak pivot. misalnya: gerakan tangan dan telapak tangan gerak terbalik menghadap ke bawah.
SINERGIS : Kerja otot yang kontraksinya menimbulkan gerak searah.
Contohnya:
Gerak Pronator Teres dan Pronator Kuadratus. (Menggenggam dan meluruskan jari)
KOMPONEN SEL OTOT RANGKA
- Cairan sel (Sarcoplasma)
- Inti sel (Nucleus)
- Mitokondria
- Unsur kimia, seperti : Ca++ (ion Kalsium) Na++(ion Natrium) Mg++(ion Magnesium), O2 (Oksigen), PC, Glukosa(gula).
- Miofilamen tebal “MYOSIN” dan Miofilamen tipis “AKTIN”. Komponen Myosin dan Aktin merupakan salah satu komponen penting dalam proses gerak, karena kedua filament ini merupakan sarana kontraksi pada otot.
TIPE SERABUT OTOT RANGKA
Dalam proses gerak, serat otot adalah salah satu elemen penting dari
efektivitas gerak, karena serat otot rangka memiliki 2 JENIS, yaitu:
TYPE kedutan lambat (ST) dan kedutan CEPAT (FT).Klasifikasi 2 tipe
serabut otot ini, memiliki cirri-ciri sebagai berikut :
TIPE SLOW TWITCH (ST) :
- Berwarna Merah.
- Berkontraksi Lambat.
- Memiliki daya tahan yang tinggi.
- Bersifat Aerobik.
- Metabolisme menggunakan Enzim Oxidative.
TIPE FAST TWITCH (FT) :
- Berwarna Putih.
- Berkontraksi Kuat dan Cepat.
- Memiliki daya tahan rendah.
- Bersifat Anerobik.
- Metabolisme menggunakan Enzim Glycolytic.
Hubungan dengan Kontraksi serat otot Tipe Kinerja Otot:
- FT serat otot: sifat kontraksi cepat, karena memiliki aktivitas mATPase (myosin-ATPase).
- Elastisitas yang lebih baik dari serat otot membantu FT
- FT otot fungsi serat dalam menghasilkan tenaga (force) untuk kontraksi cepat dan kuat tanpa mengalami hembatan signifikan,
ST serat otot: sifat kontraksi lambat,
karena lebih banyak memiliki serat ST otot kolagen yang kurang elastis
dan lebih kaku. Namun, serat-serat otot ST dalam penggunaan energi yang
lebih efisien, sehingga sangat baik untuk kegiatan yang membutuhkan
waktu yang lama dan lebih efisien dalam kegiatan isometrik.
Otot berkontraksi sesuai dengan tipe serabut otot, yaitu :
- Fast_Twitch jenis serat otot untuk kontraksi cepat dan kuat tetapi kelelahan dengan cepat, dan jenis serat otot kontraksi
- Slow_Twitch untuk memperlambat tapi tidak rentan terhadap kelelahan.
PENGARUH LATIHAN TERHADAP TIPE SERABUT OTOT
- Perubahan kapasitas aerobik: Perubahan kemampuan kapasitas aerobik otot kedutan lambat.
- Perubahan kapasitas glikolitik: Perubahan kemampuan kapasitas glikolitik anaerobik otot berkedut cepat.
- Perubahan tidak terjadi pada tingkat yang sama: Perubahan yang terjadi antara FT dan ST otot tidak terjadi pada kemampuan yang sama.
- Latihan tidak dapat mengkonversi serat otot: Perubahan FT dan ST otot tidak dapat menggabungkan / ditukar / disamakan antara otot dan otot FT ST
Struktur Fungsi Akar Tumbuhan
Akar sebagai organ pada tumbuhan
dibentuk dari beberapa jaringan yang berbeda. Fungsi utama organ akar
pada tumbuhan, yaitu sebagai alat absorbsi air, nutrisi berbagai garam
mineral yang terlarut di dalam tanah, dan pengokoh tumbuhan pada tempat
tumbuhnya. Pada tumbuhan tingkat tinggi, yaitu dikotil dan monokotil
akarnya sudah merupakan akar sejati. Penamaan ini berdasarkan adanya
perbedaan dengan struktur akar yang terdapat pada tumbuhan tingkat
rendah, misalnya lumut.
Gerak mahluk hidup-akar
memiliki struktur yang amat kuat, hal ini terbukti dengan kemampuannya
untuk menerobos beberapa lapisan tanah yang keras. Akar pada tumbuhan
dikotil dapat menjalar sangat jauh dari tempat tumbuhnya. Pada tumbuhan
karet, akarnya dapat menembus tembok hingga beberapa meter dari tempat
tumbuhnya.
Kemampuan penjalaran akar ini
memungkinkan tumbuhan mengambil berbagai jenis unsur hara dari sekitar
tempat tumbuhnya. Kemampuan akar untuk menerobos lapisan tanah ini
disebabkan karena akar memiliki lapisan pelindung yang disebutkaliptra
(tudung akar). Kaliptra dapat kita temukan pada akar-akar tumbuhan
monokotil maupun dikotil.
Fungsi Akar Tumbuhan
- Jangkar serta dukungan tanaman
- Menyerap dan mengalirkan air dan mineral
- Produk toko fotosintesis (karbohidrat, gula, protein)
- Musim dingin kelangsungan hidup tanaman keras
- Makanan dan pakan
- Perambatan
- Pengendalian erosi tanah
Struktur dan Fungsi Jaringan Batang
Struktur dan Fungsi Batang Tumbuhan –
Struktur dan Fungsi Batang Tumbuhan tentu saja berbeda dengan hewan.
Batang tumbuhan terdiri ata Batang dikotil dan batang monokotil. Berikut
adalah penjelasan mengenai Struktur dan
Fungsi Batang Tumbuhan.
Fungsi Batang Tumbuhan.
Singkatnya fungsi batang tumbuhan adalah:
- Tempat lintasan makanan dan air
- Penyokong tumbuhan
- Penyimpan sebagian hasil fotosintesis
- Pembentuk tubuh tumbuhan seperti daun, tunas dan bunga
- Alat reproduksi vegetatif
- Memberikan bantuk tubuh tumbuhan
Struktur dan Fungsi Jaringan Daun
Struktur Jaringan & Fungsi Daun –
Daun terletak di bagian atas tumbuhan dan melekat pada batang. Daun
merupakan modifikasi dari batang. Daun merupakan bagian tubuh tumbuhan
yang paling banyak mengandung klorofil sehingga kegiatan fotosintesis
paling banyak berlangsung di daun.
Daun memiliki bentuk dan ukuran
tertentu sehingga dapat melakukan tugas penting, membuat makanan
seefisien mungkin. Tumbuhan yang tumbuh di tempat gelap dan teduh
memiliki daun yang lebar agar dapat menangkap sinar matahari sebanyak
mungkin. Di daerah yang banyak hujan, daun sering memiliki lapisan yang
mengkilat dan tahan air. Beberapa daun memiliki duri untuk melindungi
diri, sementara daun lainnya tebal dan kuat untuk bertahan di udara
dingin.
Fungsi Daun
Secara umum fungsi daun sebagai berikut:
- Membuat makanan melalui proses fotosintesis.
- Sebagai tempat pengeluaran air melalui transpirasi dan gutasi.
- Menyerap CO2 dari udara.
- Respirasi.
Jaringan Penyusun Daun Dikotil Beserta Letak, Fungsi, dan Ciri-Cirinya
No Jaringan Letak Fungsi Ciri – Ciri:
a) Epidermis Menyusun lapisan permukaan atas dan bawah daun.
- Melindungi lapisan sel di bagian dalam dari kekeringan.
- Menjaga bentuk daun agar tetap Terdiri dari satu lapis sel kecuali tanaman Ficus (tanaman karet).
b) Kutikula Melapisi permukaan atas
dan bawah daun. Zat kutin pada kutikula mencegah penguapan air melalui
permukaan daun. Penebalan dari zat kutin.
c) Stomata Melapisi permukaan atas dan bawah daun – Sebagai jalan masuk dan keluarnya udara.
- Sel penjaga sebagai pengatur membuka dan menutupnya stomata. Mulut daun pada epidermis dengan dua sel penutup
d) Rambut dan kelenjar Permukaan atas dan bawah daun. Alat pengeluaran. Alat tambahan pada epidermis.
e) Mesofil Di antara lapisan epidermis atas dan bawah. Tempat berlangsungnya fotosintesis.
- Terdiri dari sel parenkim, banyak ruang antarsel.
- Kebanyakan berdiferensiasi menjadi palisade (jaringan tiang) dan spons (jaringan bunga karang).
- Sel-sel jaringan tiang berbentuk silinder, tersusun rapat, dan mengandung klorofil.
- Sel-sel jaringan bunga karangbentuknya tidak teratur, bercabang- cabang dan berisi kloroplas, susunannya renggang.
f) Urat daun Pada helai daun. Transportasi zat. Menyirip atau menjari.
Sistem Reproduksi Pada Manusia
Setiap makhluk hidup akan
mereproduksi untuk kelangsungan jenisnya. juga dengan manusia,
direproduksi untuk bertahan hidup. pertambahan jumlah orang melalui
proses reproduksi. Agar proses reproduksi dapat berlangsung juga
didukung oleh struktur organ reproduksi dan proses fisiologis sempurna.
Apa yang terjadi jika struktur organ reproduksi tidak sempurna? Apa yang
terjadi jika proses fisiologis tidak sempurna?
Dalam hal ini Anda akan mempelajari struktur reproduksi
manusia dan gangguan yang dapat terjadi. Ikuti kegiatan investigasi
berikut untuk melihat upaya manusia menjaga kesehatan reproduksi dan
perawatan balita ada di sekitar Anda.
Sistem Reproduksi Pada Pria
Sistem peternakan (reproduksi) pria
terdiri dari organ luar yang terdiri dari penis dan skrotum. Penis
berfungsi sebagai pembibitan dan organ kemih. Selain ada penis yang
disebut kantung skrotum di mana ada testis. Selama pubertas, kedua
testis mulai memproduksi sperma, sel-sel kelamin laki-laki. Sperma
memiliki struktur sebagai sel tunggal terdiri dari kepala dan ekor.
Berfungsi untuk memindahkan ekor sperma, sedangkan kepala sperma
mengandung informasi genetik. Skrotum juga berfungsi untuk membantu
untuk mengatur produksi sesuai suhu sperma.
Beberapa organ lain juga membantu
dalam reproduksi yaitu untuk transportasi dan penyimpanan sperma di
dalam tubuh. Setelah sperma yang dihasilkan dari testis, akan ditampung
dalam epididimis. Selanjutnya diangkut melalui
saluran mengelilingi kandung kemih. di sisi kandung kemih ada kelenjar yang disebut Kelenjar mani, di mana campuran sperma dengan cairan yang membantu sperma bergerak. campuran antara Sperma dan cairan yang disebut semen. cuti semen tubuh melalui uretra, yang merupakan garis yang sama untuk mengalirkan urin keluar dari tubuh. Namun, antara semen dan urin tidak pernah dicampur. otot berada di belakang kandung kemih berkontraksi untuk mencegah urin dari uretra saat sperma dikeluarkan tubuh. Ipa biologi kelas 9 sistem reproduksi pada manusia pria dan wanita
saluran mengelilingi kandung kemih. di sisi kandung kemih ada kelenjar yang disebut Kelenjar mani, di mana campuran sperma dengan cairan yang membantu sperma bergerak. campuran antara Sperma dan cairan yang disebut semen. cuti semen tubuh melalui uretra, yang merupakan garis yang sama untuk mengalirkan urin keluar dari tubuh. Namun, antara semen dan urin tidak pernah dicampur. otot berada di belakang kandung kemih berkontraksi untuk mencegah urin dari uretra saat sperma dikeluarkan tubuh. Ipa biologi kelas 9 sistem reproduksi pada manusia pria dan wanita
Sistem Reproduksi Pada Wanita
Saat seorang wanita memasuki masa
pubertas, sel telur mulai tumbuh pada organ seksual wanita, yaitu
sepasang ovarium. Tidak seperti pria, organ reproduksi wanita yang organ
intimnya, berada di tubuh Ovarium terletak di bagian bawah rongga
tubuh. Kira-kira setiap bulan ovarium menghasilkan telur yang matang.
Proses ini disebut ovulasi. Kedua ovarium menghasilkan telur pada setiap
bulan.
Telur yang dihasilkan ke dalam tuba
falopi. Jika dibuahi oleh sperma (pria), sel telur akan tetap berada di
saluran telur. Bergetar di saluran telur membantu telur bergerak menuju
uterus (rahim). Rahim juga memiliki struktur berongga, yang berbentuk
seperti air buah jambu biji, dan diisi dengan organ berotot.
Dinding bisa menebal ketika di dalam telur dibuahi atau zigot tumbuh
dan berkembang. Bagian bawah dari rahim yang berhubungan dengan luar
tubuh melalui kehadiran tabung berotot yang disebut vagina. Vagina juga
disebut jalan lahir, karena sebagai bagian dari bayi saat lahir.
menunjukkan struktur organ reproduksi wanita!

0 komentar:
Posting Komentar